BIDIK NEWS

Berita Utama

Peristiwa

Showbiz

Ad Placement

Foto

Video

Sabtu, 18 April 2026

Apel Pagi Polres Pasaman Barat, AKBP Agung Tribawanto Soroti Disiplin Anggota

PASAMAN BARAT | Suasana pagi di halaman Mapolres Pasaman Barat tampak berbeda dengan deretan personel yang berdiri rapi mengikuti kegiatan apel pagi yang dipimpin langsung oleh Kapolres AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., di Jl. Soekarno Hatta No. 60, Simpang Empat, Kabupaten Pasaman Barat, Sabtu pagi, 18 April 2026.

Apel pagi tersebut menjadi rutinitas penting dalam menjaga kedisiplinan dan kesiapan seluruh anggota dalam menjalankan tugas sehari-hari sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Kehadiran AKBP Agung Tribawanto di tengah barisan personel memberikan semangat tersendiri bagi seluruh peserta apel.

Dalam arahannya, AKBP Agung Tribawanto menegaskan pentingnya menjaga integritas dan profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas. Ia mengingatkan bahwa setiap anggota Polri memiliki tanggung jawab besar terhadap kepercayaan masyarakat.

Menurut AKBP Agung Tribawanto, apel pagi bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momen untuk memperkuat komitmen serta mengevaluasi kesiapan personel dalam menghadapi berbagai tantangan di lapangan.

Ia juga menekankan agar seluruh personel senantiasa menjaga sikap humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Pendekatan yang baik dinilai mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

Selain itu, AKBP Agung Tribawanto mengingatkan pentingnya soliditas antar anggota. Kekompakan dinilai menjadi kunci utama dalam menciptakan kinerja yang optimal di lingkungan Polres Pasaman Barat.

Dalam suasana yang penuh kedisiplinan, apel pagi berlangsung tertib dengan seluruh personel mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh perhatian. Hal ini mencerminkan kesiapan dan keseriusan dalam menjalankan tugas.

AKBP Agung Tribawanto juga mengajak seluruh anggotanya untuk terus meningkatkan kemampuan diri, baik melalui pelatihan maupun pengalaman di lapangan, guna menghadapi dinamika tugas yang semakin kompleks.

Ia menegaskan bahwa Polri harus hadir sebagai solusi di tengah masyarakat. Oleh karena itu, setiap anggota diharapkan mampu bertindak cepat, tepat, dan profesional dalam setiap situasi.

Kegiatan apel pagi ini juga menjadi sarana komunikasi langsung antara pimpinan dan anggota, sehingga setiap arahan dapat dipahami dan dilaksanakan secara maksimal oleh seluruh personel.

Dengan penuh ketegasan namun tetap humanis, AKBP Agung Tribawanto terus mendorong jajarannya untuk bekerja dengan hati dan menjunjung tinggi nilai-nilai pengabdian kepada bangsa dan negara.

Apel pagi tersebut ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk harapan agar seluruh personel diberikan kelancaran dan keselamatan dalam menjalankan tugas sehari-hari.


Catatan Redaksi: Kegiatan apel pagi yang dipimpin AKBP Agung Tribawanto ini mencerminkan komitmen Polri dalam mendekatkan diri kepada masyarakat melalui peningkatan disiplin, profesionalisme, serta pelayanan yang humanis. Hal ini sejalan dengan semangat Polri untuk masyarakat, di mana setiap langkah dan kebijakan diarahkan untuk menjaga keamanan, ketertiban, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat.

TIM RMO

Rabu, 15 April 2026

Kombes Pol. Reza Cas Perkuat Edukasi Tertib Lalu Lintas, Polantas Polda Sumbar Hadirkan Pembelajaran Ceria untuk Anak TK

PADANG, SUMBAR | Suasana ceria dan penuh semangat tampak mewarnai kegiatan edukasi tertib berlalu lintas yang digelar oleh jajaran Polantas Polda Sumatera Barat di lingkungan TK Kemala Bhayangkari. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bagaimana pendekatan humanis Polri semakin dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

Dalam kegiatan tersebut, anak-anak terlihat antusias mengikuti setiap rangkaian edukasi yang disampaikan dengan cara menarik, interaktif, dan mudah dipahami. Mereka diajak mengenal rambu-rambu lalu lintas, pentingnya keselamatan di jalan, serta kebiasaan disiplin sejak usia dini.

Nama Kombes Pol. Reza Cas, S.H., S.I.K., M.H sebagai Dirlantas Polda Sumbar menjadi sosok sentral di balik terselenggaranya kegiatan edukatif ini. Di bawah arahannya, Polantas Polda Sumbar terus berinovasi menghadirkan program-program yang menyentuh langsung masyarakat.

Edukasi yang diberikan tidak sekadar teori, melainkan dikemas dalam bentuk praktik sederhana yang membuat anak-anak lebih cepat memahami. Dengan pendekatan yang ramah dan penuh kehangatan, suasana belajar pun terasa menyenangkan.

Kehadiran para personel Polantas disambut hangat oleh pihak sekolah dan para guru yang turut mendampingi kegiatan. Mereka mengapresiasi langkah nyata Polri dalam membangun kesadaran berlalu lintas sejak usia dini.

Kombes Pol. Reza Cas menekankan pentingnya membentuk karakter disiplin berlalu lintas sejak anak-anak, sebagai fondasi utama dalam menciptakan budaya tertib di masa depan. Hal ini sejalan dengan visi Polri untuk hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Program edukasi seperti ini menjadi bagian dari komitmen Polantas Polda Sumbar dalam menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas. Dengan memberikan pemahaman sejak dini, diharapkan generasi mendatang lebih sadar akan pentingnya keselamatan.

Anak-anak terlihat sangat menikmati kegiatan, mulai dari mendengarkan penjelasan hingga mengikuti simulasi sederhana. Bahkan beberapa di antaranya tampak aktif bertanya dan menjawab pertanyaan yang diberikan oleh petugas.

Polantas Polda Sumbar menunjukkan bahwa pendekatan edukatif yang menyenangkan mampu memberikan dampak positif yang lebih besar. Hal ini juga menjadi cerminan bahwa Polri semakin dekat dengan masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan.

Semangat Polri untuk masyarakat benar-benar terasa dalam kegiatan ini. Tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga membangun kedekatan emosional antara aparat dan masyarakat sejak usia dini.

Dengan gaya penyampaian yang komunikatif, para personel mampu menciptakan suasana yang tidak membosankan. Anak-anak pun lebih mudah menyerap pesan yang disampaikan.

Kombes Pol. Reza Cas terus mendorong jajarannya untuk aktif turun ke lapangan dan berinteraksi langsung dengan masyarakat. Pendekatan ini terbukti efektif dalam membangun kepercayaan publik terhadap Polri.

Kegiatan ini juga menjadi ajang memperkenalkan sosok polisi sebagai sahabat anak, bukan sosok yang menakutkan. Hal ini penting dalam membentuk persepsi positif sejak dini.

Polantas Polda Sumbar yang dikenal rancak bana kembali menunjukkan eksistensinya melalui kegiatan yang bermanfaat dan penuh makna. Inovasi dan kreativitas terus dikedepankan dalam setiap program.

Edukasi tertib berlalu lintas ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak sekolah di wilayah Sumatera Barat. Dengan demikian, kesadaran berlalu lintas dapat tumbuh secara merata.

Dukungan dari berbagai pihak, termasuk sekolah dan orang tua, menjadi faktor penting dalam keberhasilan program ini. Kolaborasi ini menciptakan sinergi positif dalam membangun generasi yang disiplin.

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh keakraban. Di akhir acara, anak-anak tampak bahagia dan mendapatkan pengalaman baru yang berharga.

Langkah yang diinisiasi oleh Kombes Pol. Reza Cas ini menjadi bukti bahwa Polri terus bertransformasi menjadi institusi yang modern, humanis, dan dipercaya masyarakat.

Dengan semangat pengabdian yang tinggi, Polantas Polda Sumbar terus berupaya memberikan yang terbaik bagi masyarakat, khususnya dalam bidang keselamatan berlalu lintas.

Polri untuk masyarakat bukan sekadar slogan, melainkan nyata dirasakan melalui kegiatan seperti ini. Edukasi, kedekatan, dan pelayanan menjadi satu kesatuan yang terus dijaga.


TIM RMO

AKBP Agung Tribawanto Pastikan Dalmas Polres Pasaman Barat Paham Peran Negosiator

PASAMAN BARAT | Rabu pagi (15/4/2026), halaman Polres Pasaman Barat tampak berbeda. Barisan personel berseragam lengkap membentuk formasi rapi, perlengkapan Dalmas tertata, dan instruksi terdengar tegas namun terukur. Latihan pengendalian massa (Dalmas) hari itu bukan sekadar rutinitas, melainkan gambaran nyata kesiapsiagaan yang dibangun di bawah komando AKBP Agung Tribawanto.

Sebanyak 120 personel dilibatkan. Mereka terdiri dari tim negosiator, Dalmas awal, Dalmas lanjutan, hingga tenaga kesehatan lapangan. Setiap unsur memiliki peran yang saling terhubung, membentuk satu kesatuan taktis yang siap digerakkan kapan pun dibutuhkan.

Bagi AKBP Agung Tribawanto, Dalmas bukan hanya soal barisan tameng dan helm. Lebih dari itu, Dalmas adalah tentang kendali emosi, kecermatan membaca situasi, serta kemampuan bertindak tanpa melampaui batas kemanusiaan.

Melalui koordinasi Kompol Tarpi Niswar selaku Kabag SDM, latihan difokuskan pada penguatan formasi, ketepatan penggunaan perlengkapan, serta simulasi skenario pengamanan unjuk rasa dengan pendekatan humanis.

Gerakan demi gerakan diperagakan dengan disiplin. Formasi Dalmas awal diperkuat, disusul Dalmas lanjutan yang menjadi lapis pengendali ketika situasi meningkat. Semua bergerak sesuai standar operasional prosedur.

Di sela latihan, ditekankan kembali bahwa kemampuan teknis harus berjalan seiring dengan pemahaman hak asasi manusia. Setiap personel diingatkan bahwa pengendalian massa bukan berarti membungkam, tetapi menjaga agar penyampaian pendapat tetap aman dan tertib.

AKBP Agung Tribawanto menilai, latihan seperti ini menjadi penyegaran penting atas materi yang telah diterima personel saat pendidikan. Ingatan taktis diasah kembali agar respons di lapangan tidak ragu.

Simulasi juga menempatkan tim negosiator pada peran sentral. Komunikasi efektif dengan koordinator aksi menjadi kunci agar situasi tidak berkembang ke arah yang tidak diinginkan.

Pendekatan humanis menjadi benang merah seluruh rangkaian latihan. Prinsip Polri Presisi diterjemahkan dalam gerakan nyata: profesional, proporsional, dan efektif.

Tenaga kesehatan lapangan pun disiagakan sebagai bagian dari skenario. Hal ini menunjukkan bahwa setiap kemungkinan telah diantisipasi, termasuk penanganan cepat bila terjadi kondisi darurat.

Menurut Kompol Tarpi Niswar, latihan Dalmas bukan hanya kesiapan fisik, tetapi juga penguatan mental. Ketahanan psikologis personel menjadi faktor penting saat berhadapan dengan massa dalam jumlah besar.

AKBP Agung Tribawanto menegaskan bahwa personel harus mampu membedakan pendekatan di setiap situasi. Tidak semua kerumunan disikapi dengan cara yang sama; kecermatan membaca kondisi adalah kunci.

Latihan berlangsung dinamis. Aba-aba komando, perpindahan formasi, hingga simulasi tekanan massa diperagakan secara bertahap dan terukur.

Kegiatan ini juga menjadi evaluasi internal. Setiap gerakan dikoreksi, setiap kekurangan diperbaiki di tempat, memastikan tidak ada celah saat tugas nyata datang.

Bagi jajaran Polres Pasaman Barat, kesiapsiagaan bukan slogan. Ia dibangun melalui latihan rutin, disiplin, dan komitmen menjaga keamanan masyarakat tanpa mengesampingkan nilai kemanusiaan.

Latihan Dalmas akan terus digelar secara berkala. Harapannya, setiap personel selalu berada dalam kondisi siap, sigap, santun, dan profesional.

Di halaman Mapolres itu, pesan AKBP Agung Tribawanto terasa jelas: pengendalian massa adalah tentang menjaga ketertiban, melindungi masyarakat, dan memastikan hukum hadir dengan cara yang beradab.

TIM RMO

Selasa, 14 April 2026

Kombes Pol H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq: Keselamatan Berlalu Lintas Prioritas Utama

PADANG, SUMBAR | Aktivitas pagi masyarakat di kawasan pertigaan Raden Saleh Pasar Pagi Purus Baru, Padang Barat, Kota Padang, Sumatera Barat, tampak lebih tertib dari biasanya. Personel Polisi Lalu Lintas dari Polda Sumbar terlihat hadir mengatur arus kendaraan sekaligus menyapa pengendara dengan pendekatan humanis, memberikan imbauan keselamatan serta edukasi tertib berlalu lintas kepada masyarakat. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa pagi, 14 April 2026, di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat yang memulai rutinitas harian.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari atensi Kombes Pol H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq selaku pimpinan Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Barat yang menekankan pentingnya kehadiran Polantas secara humanis dan profesional di tengah masyarakat.

Sejak pagi hari, arus kendaraan roda dua dan roda empat mulai memadati kawasan Pasar Pagi Purus Baru. Lokasi tersebut dikenal sebagai salah satu titik aktivitas ekonomi masyarakat yang cukup ramai, terutama pada jam berangkat kerja dan aktivitas perdagangan.

Personel Polantas terlihat aktif mengatur arus kendaraan agar tetap lancar, sekaligus memberikan imbauan kepada pengendara untuk tetap tertib berlalu lintas.

Pendekatan humanis menjadi ciri utama dalam kegiatan tersebut. Personel Polantas menyapa pengendara dengan ramah, mengingatkan penggunaan helm, serta mengajak masyarakat untuk mematuhi rambu lalu lintas.

Beberapa pengendara yang melintas terlihat memperlambat kendaraan saat menerima imbauan dari petugas. Situasi tersebut menciptakan suasana yang lebih tertib dan aman.

Atensi Kombes Pol H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq menekankan bahwa Polantas harus hadir memberikan rasa aman sekaligus menjadi sahabat masyarakat di jalan raya.

Polantas Polda Sumbar terus mengedepankan pelayanan yang humanis sebagai bagian dari transformasi Polri Presisi.

Kehadiran personel di lokasi padat aktivitas masyarakat menjadi langkah preventif untuk mencegah pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.

Masyarakat pun menyambut positif kehadiran Polantas yang memberikan edukasi secara santun dan tidak represif.

Kegiatan tersebut juga memperlihatkan komitmen Polantas Polda Sumbar dalam meningkatkan kesadaran keselamatan berlalu lintas.

Pendekatan humanis yang dilakukan diharapkan mampu membangun budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat.

Polantas Polda Sumbar terus mengoptimalkan kehadiran personel di titik-titik rawan kepadatan kendaraan.

Semangat Polantas Presisi menuju Indonesia maju terus diwujudkan melalui pelayanan yang profesional dan humanis.

Atensi dari Kombes Pol H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq juga menekankan pentingnya komunikasi yang baik antara petugas dan masyarakat.

Dengan pendekatan yang santun, masyarakat diharapkan lebih mudah menerima edukasi yang diberikan.

Polantas Polda Sumbar juga mengajak masyarakat untuk bersama menjaga keselamatan di jalan raya.

Kehadiran Polantas di tengah masyarakat menjadi bukti nyata pelayanan Polri yang semakin dekat dengan masyarakat.

Semangat "Polantas Polda Sumbar Rancak Bana" terus diwujudkan melalui pelayanan terbaik.

Polantas Presisi hadir untuk masyarakat menuju Indonesia maju.

Polisi Untuk Masyarakat

Polantas Polda Sumbar mengimbau masyarakat untuk:

• Menggunakan helm standar

• Mematuhi rambu lalu lintas

• Tidak menggunakan ponsel saat berkendara

• Menggunakan sabuk pengaman

• Mengutamakan keselamatan

Polantas Presisi Hadir Menuju Indonesia Maju

Polantas Polda Sumbar — Rancak Bana Untuk Keselamatan Bersama 


TIM RMO

Senin, 13 April 2026

AKBP Agung Tribawanto Soroti Motif Sengketa Lahan di Balik Pembunuhan Tarandam

PASAMAN BARAT | Suasana di halaman Mapolres Pasaman Barat tampak berbeda dari biasanya. Di bawah pengawasan langsung Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., proses rekonstruksi kasus pembunuhan warga Jorong Tarandam digelar dengan penuh ketelitian, menghadirkan puluhan adegan yang menggambarkan detik-detik kejadian tragis tersebut.

Rekonstruksi ini menjadi momen penting dalam perjalanan penanganan perkara yang menyita perhatian publik. Dua tersangka, TH, 30 tahun, dan IAR, 26 tahun, dihadirkan untuk memperagakan secara langsung rangkaian peristiwa yang terjadi pada 2 Desember 2025 di kawasan Durian Tigo Batang, Nagari Koto Baru.

AKBP Agung Tribawanto melalui Kasat Reskrim Iptu Habib Fuad Alhafsi, S.Tr.K, menegaskan bahwa rekonstruksi ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam mengungkap kasus secara terang benderang. Setiap adegan diperagakan untuk memastikan kesesuaian antara keterangan pelaku, saksi, dan fakta di lapangan.

Sebanyak 29 adegan diperagakan secara detail. Mulai dari awal pertemuan hingga terjadinya aksi kekerasan yang menyebabkan korban kehilangan nyawa, seluruh rangkaian kejadian disusun ulang secara sistematis di hadapan penyidik.

Kapolres AKBP Agung Tribawanto menekankan bahwa transparansi menjadi prinsip utama dalam penanganan perkara ini. Ia memastikan tidak ada fakta yang ditutup-tutupi, serta seluruh proses berjalan sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Dari hasil penyidikan, motif pembunuhan diketahui berakar dari konflik sengketa lahan perkebunan yang telah berlangsung cukup lama. Perselisihan tersebut memicu emosi yang akhirnya berujung pada tindakan kriminal yang fatal.

Kasus ini menjadi cerminan betapa konflik agraria dapat berkembang menjadi persoalan serius jika tidak dikelola dengan baik. Kapolres mengingatkan pentingnya penyelesaian masalah secara damai untuk mencegah terulangnya kejadian serupa.

Lebih lanjut, AKBP Agung Tribawanto juga membuka kemungkinan adanya pelaku lain. Namun, hal tersebut tetap harus didasarkan pada alat bukti yang sah dan keterangan yang dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.

Berkas perkara kedua tersangka telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Pasaman Barat. Tahapan ini menunjukkan bahwa proses hukum terus berjalan menuju fase berikutnya, yakni penuntutan di pengadilan.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Ia menegaskan bahwa penyebaran isu liar dapat mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan tidak menyebarkan informasi yang tidak dapat dipastikan kebenarannya,” tegas AKBP Agung Tribawanto.

Selama pelaksanaan rekonstruksi, pengamanan dilakukan secara ketat oleh personel kepolisian. Kegiatan berlangsung lancar tanpa gangguan, mencerminkan situasi yang tetap kondusif di tengah perhatian publik yang tinggi terhadap kasus ini.

Rekonstruksi ini bukan sekadar rangkaian adegan, melainkan upaya menghadirkan kebenaran secara utuh di hadapan hukum. Setiap detail menjadi bagian penting dalam memastikan keadilan bagi korban dan kepastian hukum bagi para tersangka.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi semua pihak bahwa konflik yang tidak terselesaikan dapat berujung pada tragedi. Kepolisian berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga harmoni dan menyelesaikan persoalan secara bijak.

Dengan pengawalan langsung Kapolres AKBP Agung Tribawanto, penanganan kasus ini diharapkan mampu memberikan rasa keadilan serta menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.


TIM RMO

AKBP Agung Tribawanto Pastikan Kehadiran Polisi di Tengah Masyarakat Pasaman Barat

PASAMAN BARAT | Di bawah kepemimpinan Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., jajaran kepolisian terus menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui kegiatan patroli rutin yang menyentuh langsung kehidupan warga.

Polres Pasaman Barat sebagai satuan kewilayahan Polda Sumatera Barat yang bermarkas di Jalan Soekarno Hatta No. 60, Simpang Empat, menjadi garda terdepan dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di tengah dinamika masyarakat yang terus berkembang.

Dalam berbagai kesempatan, AKBP Agung Tribawanto menegaskan bahwa patroli bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk nyata kehadiran negara melalui Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Kegiatan patroli yang dilakukan, baik dalam bentuk Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) maupun Patroli Samapta Presisi, menyasar berbagai titik strategis seperti pasar tradisional, pusat keramaian, jalur lintas, hingga kawasan pemukiman warga.

Terlihat dalam pelaksanaan patroli, personel kepolisian tidak hanya melakukan pengawasan, tetapi juga aktif berinteraksi dengan masyarakat, menyapa pedagang, berdialog dengan warga, serta memberikan imbauan kamtibmas secara humanis.

Menurut AKBP Agung Tribawanto, pendekatan humanis menjadi kunci utama dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian, sehingga masyarakat merasa nyaman dan tidak segan untuk berkoordinasi dengan aparat.

“Patroli ini bukan hanya untuk mencegah tindak kejahatan, tetapi juga memastikan masyarakat merasa aman dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” ujar AKBP Agung Tribawanto dalam keterangannya.

Kehadiran polisi di lapangan terbukti mampu memberikan efek preventif terhadap potensi gangguan kamtibmas, sekaligus meningkatkan rasa percaya diri masyarakat dalam beraktivitas, baik di siang maupun malam hari.

Di sejumlah titik pasar, personel Polres Pasaman Barat tampak menyatu dengan aktivitas warga, mengawasi situasi sekaligus memastikan tidak terjadi tindak kriminalitas seperti pencopetan, penipuan, maupun gangguan lainnya.

Selain itu, patroli malam hari juga menjadi perhatian serius, mengingat potensi kerawanan yang meningkat pada waktu tersebut, terutama di kawasan sepi dan jalur-jalur tertentu.

AKBP Agung Tribawanto juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh personel dalam merespons setiap laporan masyarakat secara cepat dan tepat, sebagai bentuk pelayanan prima kepolisian.

Tidak hanya itu, patroli juga dimanfaatkan sebagai sarana deteksi dini terhadap potensi konflik sosial maupun gangguan keamanan lainnya yang bisa muncul sewaktu-waktu.

Dengan pola patroli yang terencana dan berkelanjutan, Polres Pasaman Barat mampu menjaga stabilitas keamanan wilayah secara optimal, sekaligus menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari implementasi Polri Presisi yang mengedepankan prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan dalam setiap pelaksanaan tugas.

Di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, AKBP Agung Tribawanto terus mendorong jajarannya untuk bekerja secara profesional, modern, dan terpercaya dalam melayani masyarakat.

Komitmen tersebut tercermin dari konsistensi pelaksanaan patroli yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata di lapangan.

Masyarakat pun menyambut baik langkah-langkah yang dilakukan Polres Pasaman Barat, karena merasakan langsung manfaat dari kehadiran polisi di tengah kehidupan mereka.

Dengan sinergi antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah Pasaman Barat dapat terus terjaga dalam kondisi aman, damai, dan kondusif.

AKBP Agung Tribawanto menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan intensitas patroli serta pelayanan kepada masyarakat sebagai bagian dari tanggung jawab dalam menjaga keamanan wilayah.

Ke depan, Polres Pasaman Barat berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi dalam pelayanan publik serta menjaga kepercayaan masyarakat melalui kinerja yang nyata dan berkelanjutan.

Catatan Redaksi

Kehadiran polisi di tengah masyarakat bukan hanya simbol keamanan, tetapi juga wujud nyata pelayanan dan pengayoman negara. Konsistensi dan pendekatan humanis menjadi kunci dalam membangun kepercayaan publik yang kuat.

TIM RMO

Sabtu, 11 April 2026

Kapolres Pasaman Barat Pimpin Langsung Latihan Road To Kemala Run, Soliditas Kian Terasa

PASAMAN BARAT | Di bawah komando langsung Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., semangat baru tampak mengalir di tubuh Polres Pasaman Barat. Kegiatan “Road To Kemala Run 2026” yang digelar Polda Sumatera Barat bukan sekadar ajang olahraga, melainkan momentum membangun kekuatan fisik, mental, dan solidaritas dalam satu irama langkah yang sama.

Sejak awal kegiatan, sosok AKBP Agung Tribawanto terlihat menonjol. Ia tidak hanya hadir sebagai pimpinan, tetapi benar-benar turun ke lintasan bersama anggotanya. Kehadirannya menjadi simbol kepemimpinan yang memberi contoh nyata—bahwa seorang pemimpin bukan hanya memberi perintah, tetapi juga ikut merasakan denyut perjuangan di lapangan.

Langkah demi langkah yang diayunkan para personel bukan sekadar latihan fisik. Di balik itu, tersimpan semangat kebersamaan yang terus dibangun. Polres Pasaman Barat datang bukan hanya untuk ikut serta, tetapi membawa semangat kompetitif yang sehat dan tekad untuk tampil maksimal di ajang Kemala Run 2026 mendatang.

AKBP Agung Tribawanto menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki makna yang lebih dalam dari sekadar olahraga. Menurutnya, kebugaran fisik adalah fondasi utama bagi setiap anggota Polri dalam menjalankan tugasnya yang penuh tantangan dan dinamika.

“Kegiatan ini bukan hanya tentang lari. Ini tentang membangun disiplin, kekuatan mental, dan kebersamaan. Kita ingin seluruh personel memiliki fisik yang prima dan semangat yang kuat dalam melayani masyarakat,” tegasnya dengan penuh energi.

Rangkaian kegiatan Road To Kemala Run diikuti dengan serius oleh seluruh jajaran. Mulai dari latihan lari dengan berbagai jarak, penguatan teknik berlari, hingga sesi edukasi kesehatan yang dirancang untuk meningkatkan performa personel secara menyeluruh.

Di sela-sela kegiatan, terlihat interaksi hangat antar personel dari berbagai Polres di Sumatera Barat. Momen ini dimanfaatkan sebagai ruang mempererat hubungan, memperkuat sinergi, dan membangun komunikasi lintas wilayah yang selama ini menjadi kekuatan utama institusi Polri.

Bagi AKBP Agung Tribawanto, kebersamaan seperti ini adalah modal besar. Ia percaya bahwa kekompakan internal akan berdampak langsung pada kualitas pelayanan kepada masyarakat. Semakin solid sebuah institusi, semakin kuat pula kepercayaan publik yang dapat dibangun.

Tidak hanya itu, kegiatan ini juga menjadi sarana pembentukan karakter. Nilai-nilai seperti disiplin, kerja keras, dan sportivitas ditanamkan secara langsung melalui aktivitas yang sederhana namun bermakna.

Antusiasme personel Polres Pasaman Barat terlihat jelas. Mereka mengikuti setiap sesi dengan penuh semangat, menunjukkan kesiapan untuk bersaing sekaligus membawa nama baik daerah di tingkat Polda Sumbar.

AKBP Agung Tribawanto pun memberikan motivasi kepada seluruh anggotanya agar tidak hanya berpartisipasi, tetapi juga berprestasi. Ia ingin kehadiran Polres Pasaman Barat menjadi sesuatu yang diperhitungkan dalam ajang Kemala Run 2026.

“Kita harus tampil maksimal. Bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi untuk institusi dan daerah yang kita banggakan. Tunjukkan bahwa kita mampu,” ujarnya menyemangati.

Lebih jauh, ia juga menekankan pentingnya menjaga pola hidup sehat sebagai bagian dari budaya kerja. Menurutnya, polisi yang sehat adalah polisi yang siap menghadapi segala bentuk tantangan di lapangan.

Semangat yang dibangun dalam kegiatan ini diharapkan tidak berhenti di lintasan. AKBP Agung Tribawanto ingin nilai-nilai positif tersebut terus terbawa dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Road To Kemala Run 2026 akhirnya menjadi lebih dari sekadar agenda rutin. Ia menjelma menjadi simbol perubahan—bahwa Polri terus bergerak menuju institusi yang lebih profesional, humanis, dan berdaya saing.

Dengan kepemimpinan yang inspiratif, AKBP Agung Tribawanto berhasil menghadirkan energi baru di tubuh Polres Pasaman Barat. Energi yang tidak hanya terasa hari ini, tetapi diyakini akan terus berlanjut hingga puncak Kemala Run 2026.

Langkah mereka mungkin dimulai dari lintasan latihan, tetapi tujuan akhirnya jauh lebih besar: menghadirkan Polri yang kuat, sehat, dan semakin dipercaya masyarakat.

Catatan Redaksi:

Polisi hadir untuk masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan yang bekerja menjaga keamanan, menegakkan hukum dengan adil, serta membangun rasa aman melalui pendekatan humanis, profesional, dan bertanggung jawab. Tujuannya adalah terciptanya kepercayaan, ketertiban, dan kehidupan sosial yang harmonis di tengah masyarakat.

TIM RMO

Ad Placement

Intermezzo

Travel

Teknologi